Senin, 19 Oktober 2020

Cara Mengatasi Masuk Angin dengan Sederhana dan Mudah


Masuk angin menjadi salah satu penyakit yang sering diderita oleh masyarakat, baik anak-anak maupun orang dewasa. Ketika masuk angin, tubuh terasa lemas dan tidak nyaman untuk digunakan beraktivitas. Terkadang kondisi ini juga disertai dengan sakit kepala, demam, nyeri otot, mual, perut kembung, dan rasa ingin muntah. Di dalam dunia medis, tidak mengenal istilah masuk angin. Namun jika seseorang menunjukkan berbagai keluhan yang seperti disebutkan tersebut, maka merujuk pada kondisi sindrom dispepsia. Penyebab masuk angin bisa bermacam-macam. Bisa dikarenakan kelelahan, kurang tidur perubahan cuaca seperti saat musim penghujan, terkena paparan udara malam, mabuk perjalanan, dll. Di Indonesia, kerokan menjadi salah satu cara mengatasi masuk angin yang kerap dilakukan.

Masuk angin memang penyakit umum yang banyak diderita oleh masyarakat. Untuk menyembuhkan penyakit ini, masyarakat kita umumnya melakukan kerokan dengan menggunakan koin dan minyak angin. Cara ini sebenarnya terbilang kurang tepat, karena justru akan membuat pori-pori kulit semakin terbuka, sehingga angina akan semakin mudah masuk ke dalam tubuh. Terlebih jika gejala atau keluhan yang dialami berupa mual dan kembung. Maka jelas sekali jika kerokan kurang tepat untuk menangani kondisi tersebut, karena kerokan ditujukan untuk kulit, bukan di bagian pencernaan. 

Untuk menyembuhkan masuk angin sebenarnya bisa menggunakan cara yang sederhana dan mudah, seperti yang berikut ini:

1. Perbanyak minum air putih.

Saat Anda masuk angin, pastikan tubuh mendapatkan asupan cairan yang cukup. Air dibutuhkan untuk membantu mengontrol suhu tubuh dan meringankan demam tubuh. Anda bisa mendapatkan asupan cairan dengan minum air putih atau the manis hangat untuk membuat perut lebih nyaman dan menghilangkan rasa mual maupun kembung. 

2. Istirahat yang cukup.

Tubuh akan kehilangan tenaganya jika tidak diimbangi dengan istirahat yang cukup. Sehingga tak heran jika kurang istirahat akan membuat tubuh terasa lemah, lesu, bahkan sakit kepala. Oleh karena itu, Anda perlu mengistirahatkan tubuh ketika sedang masuk angin agar energi dan stamina yang hilang bisa kembali lagi setelah terbangun keesokan harinya. 

3. Minum air hangat.

Minum air hangat juga bisa menjadi cara sederhana lainnya yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi penyakit masuk angina. Anda bisa membuat teh manis hangat, minuman jeruk hangat, atau bahkan hanya sekadar air putih hangat pun juga tidak masalah. Minuman hangat sangat bagus untuk meningkatkan metabolisme tubuh, membantu melancarkan sirkulasi, serta membantu otot-otot tubuh agar lebih rileks. 

4. Mengkonsumsi vitamin.

Masuk angin terkadang membutuhkan waktu berhari-hari agar sembuh. Hal ini tentu bisa membuat segala agenda aktivitas yang akan dijalani menjadi terbengkalai. Dengan kondisi tubuh yang tidak fit saat masuk angina, mengkonsumsi vitamin bisa menjadi salah satu cara yang bisa Anda lakukan agar kebutuhan nutrisi tubuh bisa tercukupi. Dengan mengkonsumsi vitamin juga akan membantu menambah daya tahan tubuh semakin baik.

5. Mengkonsumsi makanan bergizi.

Selain vitamin, tubuh juga perlu mendapatkan asupan nutrisi lain yang berasal dari makanan. Itulah kenapa saat masuk angina, tubuh juga perlu mendapatkan asupan yang cukup dari berbagai makanan bergizi. Sehingga kondisi tubuh bisa berangsur-angsur pulih. Makanan bergizi ini bisa Anda peroleh dari daging, buah, sayur-sayuran, kacang-kacangan, dll.

6. Minum obat penurun panas.

Cara mengatasi masuk angin lainnya yang perlu Anda lakukan adalah dengan mengkonsumsi obat penurun panas dan anti nyeri, seperti paracetamol. Jika kondisi belum kunjung membaik, jangan ragu untuk memeriksakan diri ke dokter.

0 komentar:

Posting Komentar