Minggu, 12 April 2020

Kenali Pinjaman Uang dengan Agunan dan Tanpa Agunan Beserta Pengaruhnya


Pinjaman uang dengan agunan dan pinjaman uang tanpa agunan mungkin sudah terdengar tak asing lagi bagi Anda. Seperti yang Anda ketahui, keduanya sama-sama mampu memberikan dana pinjaman bagi nasabah yang membutuhkan. Berikut ini perbedaan dan pengaruh yang diberikan dari kedua jenis pinjaman tersebut.

Apa Itu Pinjaman Uang Tanpa Agunan?

Jenis pinjaman tanpa agunan ini sangat cocok bagi Anda yang tak berkehendak menjaminkan aset yang Anda miliki. Sesuai dengan namanya, pinjaman melalui metode ini dapat Anda lakukan dengan mudah tanpa memberikan jaminan atau agunan apapun. 

Pada umumnya jenis pinjaman ini cenderung dipilih oleh nasabah untuk hal-hal yang bersifat mendesak, seperti membayar uang sekolah, renovasi rumah saat musim hujan, atau untuk membeli barang untuk keperluan bisnis. Pinjaman uang tanpa agunan pada umumnya memiliki waktu pencairan yang relatif lebih cepat. 

Dalam segi nominal, jenis pinjaman yang satu ini memiliki limit yang tidak terlalu besar. Biasanya nominal maksimal yang akan ditawarkan lembaga keuangan dalam jenis pinjaman ini  hanya berkisar Rp50.000.000,00. Selain itu jenis pinjaman ini juga menawarkan bunga yang relatif tinggi. 

Jadi, sebelum Anda menentukan jenis pinjaman mana yang cocok untuk kebutuhan Anda pastikan Anda telah memperhitungkan dengan matang mengenai cicilan yang akan dibayarkan nantinya dan hal-hal terkait lainnya. Pastikan cicilan yang wajib Anda tanggung tersebut tidak akan menyusahkan dikemudian hari.

Apa Itu Pinjaman Uang dengan Agunan?

Jenis pinjaman selanjutnya adalah pinjaman dengan agunan. Berbeda dengan jenis pinjaman sebelumnya, kredit dengan agunan membutuhkan aset dalam proses peminjamannya. Pemberian jaminan aset oleh nasabah mampu memberikan keringanan bagi Anda para nasabah. 

Keringanan ini berupa tawaran bunga yang lebih rendah jika dibandingkan dengan kredit tanpa agunan. Jumlah Nominal yang diajukan dalam jenis pinjaman ini cenderung lebih besar. Sehingga Anda yang hendak memilih jenis pinjaman ini harus memenuhi syarat yang tentunya lebih rumit. 

Pada umumnya proses pencairan dana juga akan berlangsung cukup lama karena lembaga keuangan yang terkait harus melewati proses penilaian terhadap jenis jaminan yang Anda digunakan. Selain memberikan bunga dengan nilai yang lebih rendah, tenor yang diberikan dalam jenis pinjaman ini biasanya juga akan relatif lebih panjang. 

Untuk kredit dengan agunan, bank atau lembaga keuangan lainnya dapat memberikan tenor hingga 25 tahun masa cicilan. Pinjaman jenis ini biasanya dipilih oleh nasabah untuk memenuhi keperluan jangka panjang, seperti kredit usaha atau kredit kepemilikan rumah (KPR).

Adapun jenis aset yang dapat Anda gunakan sebagai jaminan bagi pengajuan kredit dengan agunan adalah berupa properti hingga surat berharga dan saham. Aset berupa properti ini tak hanya mengacu pada rumah saja, namun cukup meluas mencakup gudang, ruko, hotel, tanah bahkan gedung. Bank atau lembaga keuangan lainnya akan melakukan proses penilaian apakah properti tersebut layak atau tidak dijadikan jaminan.

Pengaruh dari Kedua Jenis Pinjaman

Dari sudut pandang investor, kredit dengan agunan tentu dirasa lebih terjamin. Kenyataan tersebut merupakan hal yang wajar adanya karena bila peminjam tidak menunjukkan itikad baik untuk membayar pinjamannya, ada agunan yang bisa dijadikan ‘ganti rugi’ atas pinjamannya. Di sisi lain, bukan berarti pinjaman tanpa agunan sepenuhnya tidak aman. 

Akan tetapi para pakar atau konsultan keuangan tidak pernah menyarankan seseorang untuk menggunakan pinjaman tanpa agunan sebagai modal mendirikan usaha tertentu. Hal tersebut disebabkan oleh tingkat dari suku bunga yang ditawarkan dari pinjaman tanpa agunan relatif sangat tinggi jika dibandingkan dengan kredit yang menggunakan agunan. 

Secara realistis usaha yang akan Anda jalankan pertama kali belum tentu langsung lancar dan pemasukan usaha juga berubah-ubah sehingga belum tentu Anda bisa melunasi hutang tepat waktu. Dalam lembaga keuangan tertentu memungkinkan debt collector akan sering menghampiri Anda. Sebaiknya Anda berhati-hati dalam memilih jenis pinjaman.

Demikianlah pembahasan mengenai jenis-jenis kredit. Sebaiknya Anda perhitungkan beberapa aspek penting dalam pemilihannya. Hanya melalui https://www.cekaja.com/kredit-dengan-agunan/, Anda dapat dengan mudah membandingkan beberapa penyedia pinjaman yang memiliki bunga rendah terbaik.

0 komentar:

Posting Komentar