Jumat, 06 Desember 2019

Keuntungan Melakukan Klaim Melalui Broker Asuransi


Manfaat memiliki asuransi akan terasa ketika terjadi klaim. Dalam hal kepemilikan asuransi bisnis melalui broker asuransi, salah satu keuntungan yang bisa didapatkan oleh klien (nasabah) adalah memberikan bantuan arahan dan konsultasi dalam pengajuan klaim asuransi kepada perusahaan asuransi terkait dengan manfaat polis asuransi yang dimiliki. 

Pemegang polis atau perusahaan sebagai nasabah tidak perlu direpotkan mengurus administrasi jika terjadi klaim karena broker akan membantu mulai dari dokumen yang harus dilengkapi, proses pengajuan klaim ke pihak asuransi hingga membantu menentukan nilai pertanggungan ketika dilakukan survei jika dibutuhkan sampai tahapan pembayaran klaim. Proses klaim asuransi biasanya akan memakan waktu, dan ini tergantung pada jenis klaim asuransi yang diajukan. 

Hal terpenting yang harus dilakukan sebelum pengajuan klaim adalah pastikan polis asuransi bisnis aktif. Perlu diketahui bahwa polis asuransi bisa berada dalam keadaan tidak aktif, atau disebut lapse, karena beberapa keadaan. Pihak perusahaan asuransi tidak akan membayar klaim bila polis sedang lapse.

Mengajukan klaim melalui broker asuransi tentunya harus melalui beberapa prosedur atau tahapan yang harus dilewati, Berikut ini adalah urutanya: 

1. Notification - pemberitahuan terjadinya musibah atau kerugian atau ingin klaim asuransi
2. Investigation - investigasi kejadian kerugian klaim asuransi
3. Submission - penyerahan dokumen pendukung klaim
4. Discussion - diskusi, musyawarah negosiasi klaim asuransi
5. Agreement - persetujuan nilai ganti rugi klaim
6. Pembayaran klaim

1. Notification

Melakukan pelaporan kepada pihak broker asuransi merujuk kepada batas waktu pelaporan klaim, 7, 14, 30 hari sesuai dengan ketentuan polis.

Melaporkan kepada broker asuransi secara tertulis (verbal dan diikuti dengan laporan tertulis) bisa melalui telepon, email atau bahkan mendatangi kantor broker asuransi tersebut.

2. Investigation

Fact-finding Survey di lokasi, didampingi oleh pihak dari broker asuransi itu sendiri.
Permintaan beberapa dokumen pembuktian atas nilai kerugian dan lainnya.
Penunjukkan Jasa penilai kerugian (estimasi nilai klaim diperlukan).

3. Submission

Mengirimkan dokumen pendukung klaim yang diperlukan Asuransi kepada broker asuransi.
Broker asuransi nantinya akan melalukan pemeriksaan kesesuaian dokumen kepada polis, kelengkapan dokumen yang diminta oleh penanggung dan mengirimkan kepada pihak penanggung.

4. Discussion

Broker asuransi akan membantu melakukan diskusi dengan pihak adjuster/perwakilan penanggung saat proses klaim sedang berjalan.

5. Agreement

Memberikan bantuan terbaik untuk menyampaikan persetujuan klaim dari penanggung dan kemudian dari tertanggung ke penanggung, serta nilai klaim yang akan dibayar

6. Final Payment

Untuk tahapan terakhir, broker asuransi juga akan membantu memonitor pembayaran klaim dari asuransi kepada pihak tertanggung atau pemegang polis apakah sudah sesuai dengan polis dan kesepakatan. 

Prosedur atau tahapan klaim asuransi melalui broker asuransi tersebut akan bisa berjalan baik, lancar dan sesuai dengan manfaat polis asuransi yang dibeli. 

0 komentar:

Posting Komentar