Minggu, 03 Februari 2019

Cara Tepat Merawat Mobil untuk Pemula


Mobil merupakan salah satu jenis kendaraan yang sangat penting dimiliki oleh mereka yang memiliki mobilitas tinggi. Mobil tidak hanya dapat digunakan sebagai kendaraan pribadi yang dapat memberikan kenyamanan ketika berkendara tetapi dapat pula melindungi pengendara dari terpaan air hujan dan pancaran sinar matahari yang terik. Mobil tentunya hanya dapat digunakan apabila mobil berada dalam keadaan yang baik. Jika mobil mengalami kerusakan, mobilisasi dan kenyamanan pengguna akan terganggu sehingga mobil tidak dapat digunakan ketika dibutuhkan.
Agar dapat merasakan kenyamanan dari mobil yang dimiliki, pengguna harus melakukan perawatan mobil yang tepat. Perawatan mobil dilakukan agar mesin mobil dapat bekerja dengan semestinya sehingga mobil tidak menemui kerusakan ketika akan digunakan. Bagi mereka yang telah lama memiliki mobil, perawatan mobil bukanlah suatu hal yang sulit untuk dilakukan. Hal tersebut tentunya akan berbeda dengan pemilik baru yang tidak terbiasa melakukan perawatan terhadap mobil yang mereka miliki. Pemilik mobil yang belum mengetahui cara merawat mobil harus mengetahui beberapa cara tepat merawat mobil agar mobil selalu berada dalam keadaan yang semestinya.
Cara merawat mobil yang pertama dapat dilakukan dengan menggunakan bahan bakar yang sesuai. Sekarang ini, pertalite dan pertamax menjadi jenis bahan bakar yang dapat digunakan oleh mobil. Agar bahan bakar yang digunakan sesuai dengan mobil yang dimiliki, pemilik mobil dapat memperhatikan nilai oktan yang ditentukan oleh pabrikan. Nilai oktan sendiri merupakan angka yang menunjukan tekanan sebelum bahan bakar terbakar. Jika nilai oktan semakin meninggi, maka bahan bakar akan terbakar semakin lambat. Tidak hanya memilih bahan bakar yang sesuai, berikut merupakan cara merawat mobil lainnya yang dapat dilakukan oleh pemula:
1. Mengganti oli mobil dengan tepat waktu
Oli mobil memiliki peranan yang sangat penting, yakni melumasi mesin mobil agar gesekan pada mesin dapat diminimalkan. Jika pemilik mobil jarang mengganti oli mobil, ada banyak dampak negatif yang akan terjadi pada mesin mobil. Berikut merupakan dampak negatif jika oli mobil berkurang dan tidak mengalami pergantian:
  • Terjadinya kerusakan permanen pada mesin mobil sehingga pemilik mobil harus melakukan perbaikan dengan biaya yang cukup mahal.
  • Sirkulasi oli akan terhambat sehingga oli mobil tidak mampu bekerja dengan semestinya.
  • Oli filter akan tersumbat sehingga mesin mobil penuh akan kotoran.

2. Penggunaan cairan radiator
Salah satu bagian penting yang ada pada mobil adalah radiator. Radiator merupakan bagian mobil yang dapat memberikan efek dingin pada mesin mobil. Jika radiator kekurangan air, mesin mobil akan mengalami kerusakan. Agar radiator dapat bekerja dengan baik, isi radiator dengan cairan radiator khusus.

3. Lakukan pengecekan pada busi, lampu, signal dan timing belt
Ketika mobil mengalami kegagalan fungsi akan lampu, signal dan timing belt, mobil akan menunjukkan tanda-tanda akan kegagalan fungsi. Guna menghindari kerusakan, pemilik mobil ada baiknya melakukan pengecekan pada busi, lampu, signal dan timing belt ketika melakukan perawatan.
Agar pemilik mobil tidak mendapatkan gangguan pada mobil yang mereka miliki, asuransi mobil Bekasi merupakan jenis layanan yang dapat dimanfaatkan. Dengan jaminan asuransi tersebut, pemilik mobil tidak harus khawatir akan  biaya yang harus dikeluarkan ketika mobil mengalami kerusakan. Pemilik mobil hanya perlu merawat mobil dengan baik tanpa harus terbebani dengan biaya yang besar ketika memiliki asuransi mobil yang ada di Bekasi.

0 komentar:

Posting Komentar