Kamis, 22 Februari 2018

5 Kota favorit backpacker di Indonesia, sudah ke mana saja?


Jalan-jalan ala backpacker kini makin diminati oleh sebagian besar traveler Indonesia. Pasalnya gaya travelling ini mengedepankan kemandirian, perjalanan yang bebas, serta eksplorasi alam/landscape yang berbeda dari biasanya. Indonesia punya deretan kota yang sangat menarik dikunjungi oleh para backpacker. Kota apa saja itu?

Bandung


Bandung adalah salah satu wisata urban dengan nuansa kebudayaan serta teknologi yang begitu kental. Saat backpacker di sana, bisa mengunjungi taman rakyat dengan tema khusus seperti Taman Jomblo, Taman Fotografi, Taman Musik Centrum, Taman Lansia dan masih banyak yang lainnya. Akses jalan kaki yang mudah di kota ini juga akan memudahkanmu untuk berkeliling kota. Beberpa destinasi lainnya yang harus dikunjungi adalah Jalan Braga, Tebing Keraton hingga Trans Studio Mall. Agar perjalanan makin lancar, jangan lupa siapkan sepatu yang nyaman serta Beli Tas Ransel Model Terbaru yang cukup untuk menyimpan keperluan selama melakukan perjalanan.

Malang


Kota di Jawa Timur ini menyimpan berbagai destinasi yang sayang dilewatkan. Beberapa destinasi yang ternama di kalangan backpacker adalah Gunung Bromo, Gunung Semeru, Pantai Selatan hingga Toko Oen yang sangat terkenal di sana. 

Ubud, Bali


Bali memanglah selalu menjadi destinasi popular Indonesia. Jika sedang ingin jalan-jalan sambil menenangkan diri, bisa memilih Ubud, Gianyar. Di sini, bisa menikmati keindahan alam Ubud sambil belajar Yoga, belajar masakan khas Bali, menjelajahi Tegallalang menggunakan sepeda dan masih banyak hal lain yang bisa dilakukan.

Lombok


Berburu sunset di Pantai Sengigi, mendaki Gunung Rinjani hingga mengunjungi Gili Trawangan adalah beberapa aktivitas yang bisa dilakukan selama di Lombok. Keindahan alamnya yang meneduhkan hati ini membuat siapa saja ingin selalu kembali.

Medan


Medan adalah kota di mana kamu bisa belajar sejarah kopi hingga tembakau. Daya Tarik lainnya dari kota ini adalah wisata sejarah, budaya hingga kulinernya yang jempolan. Mulailah untuk menelusuri Istana Maimoon, Masjid Raya Medan, Titi Gantung hingga Rumah Tjong A Fie yang menjadi destinasi favorit para wisatawan.

Backpacker ke lima kota di Indonesia di atas bisa menjadi agenda jalan-jalan yang selanjutnya. Untuk persiapannya, mulailah untuk belanja online murah keperluan backpacking sekarang juga. Agar nanti saat dekat hari H berangkat, semuanya sudah siap. Selamat menikmati setiap perjalanan ya!

Senin, 12 Februari 2018

Jangan minum teh saat sahur! Ini sebabnya...


Teh kerap menjadi teman jam makan orang besar. Dan, kebiasaan ini bahkan terbawa ketika bulan puasa, khususnya sahur.

Teh dipilih karena dapat menambah tenaga dalam waktu cepat, sehingga makan sahur tak terhalang rasa kantuk. Namun di balik itu, tahukah Anda bahwa sebenarnya minum teh saat sahur sangat tidak dianjurkan?

Faktanya, teh merupakan jenis minuman yang mengandung kafein, demikian diungkapkan dr. Kartika Mayasari dari situs Klik Dokter. Selain dapat mencegah rasa kantuk, senyawa tersebut juga memiliki sifat diuretik alias menarik cairan (air dan garam) dari dalam tubuh untuk dikeluarkan bersama urine. Oleh karena itu, kebiasaan minum teh saat sahur bisa meningkatkan intensitas buang air kecil di siang hari.

Nah, jika Anda sering buang air kecil saat puasa sementara asupan cairan sangat terbatas, risiko terjadinya dehidrasi menjadi semakin tinggi. Selanjutnya, jika Anda sudah dehidrasi, sel-sel di dalam tubuh tidak dapat berfungsi dengan baik. Alhasil, terjadinya keluhan-keluhan berikut ini tak bisa dihindari lagi:

  • Rasa haus berlebih
  • Kulit dan mata kering
  • Bibir dan mulut kering
  • Rasa lelah dan kepala terasa pusing
  • Buang air kecil berwarna kuning pekat
  • Mata cekung
  • Tekanan darah menurun dan denyut nadi meningkat
  • Hindari juga minuman ini saat sahur


Selain teh, terdapat pula beberapa minuman lain yang sebaiknya tidak Anda konsumsi saat sahur di bulan Ramadan. Beberapa minuman tersebut adalah sebagai berikut:

Kopi


Mirip dengan teh, minuman ini juga mengandung kafein di dalamnya. Seperti telah dibahas di atas, kafein bersifat diuretik sehingga meningkatkan risiko terjadinya dehidrasi saat berpuasa.

Minuman asam


Minuman asam mengakibatkan naiknya asam lambung, yang akan mengganggu ibadah puasa Anda. Ini karena asam lambung yang naik dapat menimbulkan keluhan mual dan muntah, terutama pada Anda yang memiliki mag atau gastritis.

Minuman bersoda


Sama halnya seperti minuman asam, minuman bersoda juga dapat menyebabkan keluhan mual muntah pada penderita gastritis. Oleh karena itu, minuman jenis ini sebaiknya tidak dikonsumsi di waktu sahur.

Minuman manis


Minuman manis akan menyebabkan terjadinya peningkatan insulin di dalam tubuh, sehingga Anda akan lebih cepat lapar di siang hari.

Daripada minuman di atas, akan lebih baik jika Anda mengonsumsi air putih atau minuman yang mengandung elektrolit seperti air kelapa. Minuman yang seperti ini dapat membantu menghilangkan dahaga, serta membantu menggantikan cairan dan elektrolit yang dibutuhkan tubuh selama berpuasa.

Jadi, setelah mengetahui fakta medis di atas, apakah Anda masih berkeinginan untuk minum teh di waktu sahur? Semoga saja tidak ya.