Jumat, 01 Juni 2018

Menkominfo: Negeri ini butuh ahli coder dan big data analisis


Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengajak seluruh pemangku kepentingan TI untuk bersama-sama memetakan kebutuhan dan kolaborasi sumber daya manusia.

Hal ini karena negeri ini butuh banyak sumberdaya manusia untuk menjadi coder dan ahli big data analisis.

"Selain coder, kita butuh juga ahli big data analysis. Kita perlu menghitung berapa ahli big data analysis yang kita miliki dan butuhkan," katanya seperti yang dikutip dari laman resmi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo).

Dilanjutkannya, hal ini penting karena dua keahlian itu dibutuhkan untuk memastikan Indonesia tidak tertinggal dengan negara lain dalam hal pemanfaatan teknologi informasi.

"Bahkan di Singapura, coding sudah diajarkan sejak dari TK," ungkap dia.

Di sisi lain, ia juga menegaskan bahwa untuk mendidik generasi muda agar memiliki kompetensi bidang TI harus dilakukan dengan langkah-langkah baru. Misalnya saja dengan cara homeschooling coding yang diikuti oleh siswa berusia 15 tahun.

"Jadi saat berumur 18 bisa menjadi coder. Kita tidak boleh hanya andalkan pendidikan formal. Saat ini kita mempunyai peta okupasi kompetensi, tapi so what? Saya tidak sabaran jadi saya membuat homeschooling coding," jelas pria yang akrab disapa Chief RA ini.

Dia menegaskan upaya mendidik anak muda agar memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi harus dilakukan dengan cara-cara baru.

"Kita perlu kerja keroyokan jangan bergantung pada hal formal. Kita keluar dari pakem, aturan kita ubah. Jangan ubah target tapi ubah cara berpikirnya, tidak perlu out of the box tapi no box," tandasnya.

0 komentar:

Posting Komentar