Sabtu, 02 Juni 2018

Magisnya instalasi seni interaktif di MORI Building Digital Art Museum Tokyo


Menyambut Olimpiade 2020 dan Paralimpiade yang bakal digelar di sana, kota Tokyo membuka museum 100 persen digital pertama di dunia.

Museum ini bisa dikatakan sebagai galeri seni dan taman hiburan indoor dalam satu ruangan. Letaknya di Odaiba Palette dan bisa dimasuki dengan membayar tiket 3.200 yen untuk dewasa atau 1.000 yen untuk anak-anak.

Di museum yang sudah dinanti-nanti kehadirannya ini tak ada peta petunjuk, keterangan, atau papan peringatan. Tidak ada larangan untuk menyentuh benda-benda yang ada di sana, sebab memang tak ada apa pun yang bisa disentuh.

MORI Building Digital Art Museum Tokyo sebenarnya tak lebih dari ruangan kosong yang dipenuhi ilusi. Ribuan bunga, lampion, dan aliran cahaya warna-warni yang terlihat dalam gambar merupakan instalasi serupa kaleidoskop yang digerakkan oleh sensor gerakan dan diproyeksikan ke seluruh ruangan.

Museum ini merupakan hasil kolaborasi antara developer MORI Building dan TeamLab. Menggunakan teknologi pemetaan proyeksi, karya seni di MORI Building Digital Art Museum bereaksi terhadap pergerakan dan sentuhan. Pengunjung jadi merasa seperti memiliki kekuatan super. Hanya dengan menggerakkan tangan, pemandangan di sekeliling mereka ikut berubah.

Tak sampai di situ saja keindahan MORI Building Digital Museum. Pengunjung bisa menggambar hewan-hewan laut di atas kertas, lalu letakkan di atas mesin pemindai. Dalam waktu singkat, gambar tersebut terpancar di dinding. Bergerak dengan magisnya bersama binatang-binatang laut lainnya.

Setelah puas menikmati keajaiban eksibisi, pengunjung bisa menikmati secangkir teh di EN Tea House. Dengan membayar 500 yen, teh bunga yang bisa mekar di dalam cangkir tersuguh dengan cantiknya.

"Setiap pengunjung bisa menikmati pengalaman ini dengan cara mereka sendiri," kata Ou Sugiyama, kepala museum kepada Bloomberg. "Tajuk dari pameran ini adalah 'Tanpa Batas' dan itu dimaksudkan untuk menandai bagaimana karya yang imersif ini membuat batas dengan pengunjung terus-menerus berubah."

0 komentar:

Posting Komentar